fbpx
Flu Kucing

Kucing Flu Bisa Sebabkan Kematian? Cermati Gejalanya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Siapa yang rela melihat kucing kesayangannya jatuh sakit? Tentu tidak ada ya Cat Lovers. Kucing sakit pasti akan membuat kita khawatir. Maka, kesehatan kucing harus selalu kita perhatikan, terlebih pada musim hujan. Saat musim hujan, kucing akan rentan terkena penyakit. Flu kucing adalah penyakit flu (pilek) pada kucing yang dapat menyebabkan mata dan hidung berair. Seperti manusia, kucing juga dapat terserang flu. Kucing flu tidak bisa kamu anggap enteng loh, karena flu yang parah akan dapat menyebabkan kematian. Flu pada kucing dapat menular kepada kucing lainnya melalui percikan air liur ketika kucing batuk atau bersin. Sehingga penyebaran penyakit kucing ini sangat cepat. Jika kamu telah melihat gejala flu kucing seperti yang disebutkan dibawah ini, maka kamu patut waspada.

Gejala Flu Kucing

Flu Kucing
Foto: Pinterest
  1. Demam (Badan lebih panas dari biasanya)
  2. Bersin
  3. Batuk
  4. Keluar ingus
  5. Nafsu makan berkurang
  6. Lemas
  7. Mata merah dan berair

Jika kamu sudah menemui gejala-gejala tersebut pada kucing kamu, maka kamu patut waspada. Bisa jadi kucingmu sedang terserang flu. Berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk memberikan pertolongan kepada kucing yang terserang flu.

1. Membersihkan Mata, Tubuh, dan Hidung Kucing

Ketika kucing terserang flu, maka mata, tubuh, dan hidung kucing akan menjadi kotor maupun berlendir. Agar penyakit flu tidak menjadi semakin parah, maka kamu harus tetap menjaga kebersihan tubuh kucing. Mata dan Hidung kucing akan sering mengeluarkan kotoran karena adanya peradangan. Jika kamu tidak segera membersihkannya, maka mata dan hidung akan tersumbat yang membuat kucing kamu semakin kesakitan.

2. Jangan Memandikan Kucing Saat Flu

Kebersihan kucing memang harus dijaga, namun ketika flu pastikan kamu tidak memandikannya terlebih dahulu. Tubuh kucing yang terkena flu harus tetap hangat, sehingga memandikannya akan memperparah. Kamu bisa membersihkan tubuh kucing dengan menggunakan lap yang sudah dibasuh dengan air hangat. Bersihkan secara menyeluruh agar kuman-kuman dalam tubuhnya mati. Jika kucing kamu sudah benar-benar sembuh, kamu bisa kembali memandikannya atau menggunakan jasa grooming.

3. Kucing Butuh Istirahat yang Cukup

Tidak hanya manusia,  ketika sakit kucing juga membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Kucing akan lebih cepat sembuh ketika mereka telah beristirahat cukup. Kucing yang flu akan lebih sensitif dengan tempat istirahatnya, maka kamu juga harus memperhatikan kebersihan tempat istirahatnya. Pastikan tempat istirahat kucing tidak kotor dan tidak lembab.

4. Jemur Kucing

Flu kucing dapat terjadi karena kuman yang ada pada tubuh kucing. Kamu dapat membunuh kuman-kuman tersebut dengan menjemur kucing selama beberapa menit. Menjemur akan dapat menghangatkan tubuh kucing. Waktu yang tepat untuk menjemur kucing adalah ketika pagi hari pada pukul 8-9. Kamu dapat menjemur kucing selama 10-15 menit saja. Sinar matahari pagi sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.

5. Berikan Makanan Bernutrisi

Makanan bernutrisi yang dikonsumsi oleh kucing sakit akan membantu proses penyembuhan lebih cepat. Ketika sakit, kucing akan lebih banyak membutuhkan asupan nutrisi. Sehingga, berikan kucing makanan bernutrisi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh dan membuatnya kembali ceria. Berikanlah kucing makanan dengan kandungan vitamin B agar kucing kembali sehat dan semangat.

Namun, kucing yang terkena flu biasanya akan mengalami penurunan nafsu makan. Nah, ada beberapa tips nih yang bisa kamu lakukan ketika kucing kamu tidak nafsu makan.

  • Makanan Basah

Banyak kucing akan lebih suka makanan dengan kadar air yang lebih tinggi. Makanan basah mudah dicerna dan akan mempermudah kucing mengunyah dan menelan.

  • Makanan Beraroma Kuat

Kucing sangat menyukai makanan yang memiliki aroma yang kuat seperti daging dan ikan. Pemberian ikan atau ayam yang sudah direbus dapat meningkatkan nafsu makan kucing.

  • Penuhi Kebutuhan Protein

Protein memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan pertumbuhan kucing. Jika kandungan protein pada makanan kucing kurang dari 20%, maka umumnya kucing tidak akan makan dengan lahap.

  • Ganti Makanan Kucing

Kucing dapat kehilangan nafsu makan karena tidak cocok atau bosan dengan makanan yang didapat. Kamu bisa mencoba mengganti jenis atau merk makanan yang berbeda. Tetap perhatikan nutrisi di makanan barunya.

  • Beri Minyak Ikan

Minyak ikan yang beraroma amis akan dapat membantu meningkatkan selera makan kucing. Minyak ikan juga dapat menjadi suplemen untuk memberikan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan kucing. Pemberian minyak ikan dapat bermanfaat ketika kucing mengalami masalah kesehatan. Minyak ikan dapat diberikan dengan mencampurnya pada makanan kucing atau langsung meneteskan ke mulut kucing.

Ketika nafsu makan kucing telah kembali, maka nutrisi kucing akan tercukupi. Sehingga, ketika kucing terserang penyakit, kucing akan lebih cepat pulih. Namun, jika dirasa cara di atas masih belum membuat kucing kesayangan kamu sembuh maka kamu harus cepat membawanya ke dokter hewan atau cat clinic. Agar kucing kamu mendapatkan penanganan yang benar dan tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *