fbpx
Mitos Kucing Mesir

Mitos Kucing di Era Mesir Kuno, Apa Saja Ya?

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Di era Mesir kuno, kucing sangat dipuja oleh bangsa Mesir. Hal ini berhubungan dengan mitos kucing yang tersebar di kalangan bangsa Mesir pada masa tersebut. Apa sih mitos kucing di era Mesir kuno? Yuk, kita bahas sejarahnya!

Sekitar 3.000 tahun yang lalu di peradaban Mesir kuno, kucing bukanlah hewan biasa. Bisa dibilang kucing dihormati dan dianggap suci oleh bangsa Mesir. Semua ini bermula dari cerita Dewa Matahari Mesir kuno yang bernama Re. Dikisahkan suatu ketika Re marah besar pada manusia.

Saking murkanya, Re mengirimkan putrinya yang berkepala singa, Sakhmet, untuk menghukum manusia. Sakhmet pun turun ke bumi dan membalaskan dendam ibunya. Sakhmet digambarkan sebagai makhluk yang kejam dan ganas. Pada saat pembantaian, Re sadar bahwa dirinya membuat kesalahan dengan menurunkan Sakhmet ke bumi.

Untuk menenangkan Sakhmet, Re menghujani putrinya dengan anggur merah sebagai pengganti darah. Sakhmet merasa puas dan kemudian tertidur pulas. Sejak saat itu, sosok kucing menjadi lambang dari keseimbangan baik dan buruk. Namun bukan berarti bangsa Mesir menyembah kucing.

Mitos Kucing di mesir

Kucing menjadi rujukan dari singa yang menjadi fungsi simbol dalam ikonografi kaum bangsawan. Singa yang masuk dalam keluarga kucing menjadi lambang diberbagai bangunan megah masyarakat Mesir kuno.

Menurut beberapa penelitian tentang Egyptology, simbol kucing besar menjadi tanda bahwa raja aman dalam kekuasaannya dan percaya diri dalam mengatasi kekacauan.

Ini mengapa banyak ditemukan mumi kucing di kuil-kuil Mesir. Hewan menggemaskan ini dijadikan sebagai persembahan dan alat penimbang baik dan buruknya sebuah doa.

Menjadi simbol dari Sakhmet, masyarakat Mesir kuno juga menjadikan kucing sebagai mediator untuk berkomunikasi dengan Dewa Matahari, Re.

Karena itu, Mesir kuno punya aturan khusus bahwa membunuh kucing adalah kejahatan besar. Keberadaannya dicap sebagai pembawa keberuntungan karena kucing akan melindungi rumah dari berbagai hama. Masyarakat Mesir menilai ini sebagai suatu berkah dari Dewa.

Nah, itu dia sejarah dari mitos kucing yang tersebar di masyarakat Mesir Kuno, menarik sekali bukan? Para Cat Lovers ada yang menganggap kucing peliharaannya sebagai pembawa keberuntungan juga?

Sumber: detik travel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *