fbpx
steril kucing

Kucingmu Belum Disteril? Simak Manfaatnya Berikut Ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Steril kucing atau mengebiri kucing sering mengundang pro dan kontra dari para Cat Lovers. Ada beberapa dari Cat Lovers yang takut untuk melakukan steril kucing, kebanyakan merasa kasihan karena membayangkan kucing mereka harus melalui proses operasi besar yang menurut para Cat Lovers menyeramkan. Tapi, sebenernya steril kucing itu dibutuhkan loh! Banyak banget manfaat steril kucing betina ataupun jantan yang menguntungkan kucing maupun manusia. Nah, kucing ternyata adalah hewan yang sangat mudah beradaptasi dan berkembang biak. Mudahnya kucing dalam berkembang biak ini bisa berakibat meledaknya populasi kucing. Salah satu cara agar populasi kucing bisa dikontrol adalah dengan melakukan steril kucing. Tapi, selain itu, steril kucing tentunya punya banyak manfaat lain. 

Apa Sih Sterilisasi Kucing Itu?

Jadi, sterilisasi pada kucing itu adalah operasi pengangkatan organ reproduksi. Sterilisasi pada kucing betina disebut dengan ovariohysterectomy, sedangkan sterilisasi kucing jantan biasa disebut dengan kastrasi atau orchiectomy. Hasilnya, kucing menjadi steril sehingga tidak bisa menghasilkan keturunan dan juga mengurangi atau menghilangkan dari hasrat kawin si kucing tersebut. Dalam bahasa Inggris atau secara dunia internasional, kebiri sendiri dibagi menjadi dua istilah yaitu spay untuk betina dan neuter untuk jantan.

Perbedaan Sterilisasi Kucing Jantan dan Betina

Neuter adalah sebutan yang sering digunakan untuk melakukan kebiri atau sterilisasi pada kucing jantan. Neuter ini dilakukan dengan cara mengangkat testis kucing jantan, sehingga tidak bisa kawin lagi. Perilaku kucing nantinya juga akan berubah, karena hormon reproduksinya sudah tidak ada lagi.

Sedangkan sterilisasi pada kucing betina atau spay adalah proses yang lebih rumit daripada sterilisasi kucing jantan. Spaying memerlukan bedah untuk mengangkat indung telur kucing betina. Nah, gara-gara ini biasanya spay itu membutuhkan biaya yang lebih besar daripada neuter. Proses penyembuhan pada kucing betina juga akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Sekarang, mari kita simak beberapa manfaat sterilisasi kucing!

1. Mengurangi Spraying

Kucing jantan spraying
via ceasecatspraying.com

Saat kucing jantan sedang birahi, mereka akan sering spraying atau menyemprotkan urine pada benda-benda dengan tujuan menandai daerah dominasinya. Dengan sterilisasi kucing jantan, rumah dan lingkungan Cat Lovers bisa terhindar dari bekas spraying yang seringkali berbau tidak sedap. Begitu juga untuk kucing betina. Karena tidak lagi birahi, perilaku kucing betina yang jadi suka buang air kecil untuk menarik pasangan akan berkurang.

2. Mengurangi Risiko Berkelahi

cats fighting
via walkervillevet.com.au/

Sterilisasi kucing jantan akan bisa membantu kucing terhindar dari banyak penyakit, seperti kanker testis dan prostat. Selain itu, sterilisasi pada kucing jantan juga bisa mencegah perkelahian antar kucing jantan dalam memperebutkan betina untuk dikawini. Karena perkelahian yang terjadi bisa menyebabkan luka yang serius dan berujung pada kematian kucing.

3. Terhindar dari Kanker Rahim

kucing sakit
via housesitmatch.com

Pada kucing betina, sterilisasi akan mencegah risiko timbulnya tumor payudara, kanker indung telur, ataupun kanker rahim. Sterilisasi akan lebih bermanfaat lagi pada kucing betina yang sudah cukup tua. Kematian anak kucing akan lebih berisiko terjadi pada kucing betina yang tua, kehamilan dan proses melahirkan anak pada kucing betina tua akan lebih berbahaya.

4. Mengurangi Populasi Kucing

Overpopulasi kucing
via narcity.com

Steril kucing bisa membatasi jumlah anak kucing yang tidak diinginkan yang lahir setiap tahun. Anak kucing ini meningkatkan jumlah kucing liar, yang akhirnya berkembang biak dan selanjutnya meningkatkan jumlah kucing liar. Dengan mensterilkan kucing, Cat Lovers menghindari penambahan populasi kucing yang akhirnya tidak terawat.

5. Jarang Berkeliaran

Kucing bermain di karpet
via pixabay.com

Kucing dewasa biasanya lebih sering keluar rumah dan berkeliaran untuk mencari pasangan. Perilaku kucing ini alami karena didorong hormon reproduksi mereka. Bahkan terkadang kucing tidak pulang selama beberapa hari. Biar kucing gak berkeliaran lagi, Cat Lovers bisa melakukan sterilisasi. Pengangkatan organ reproduksi kucing juga akan menghentikan produksi hormon reproduksi. Maka, kucing kesayangan kalian akan lebih sering di rumah.

Syarat dan Biaya Sterilisasi Kucing

Kucing sebaiknya disteril sebelum memasuki masa kawin. Manfaat maksimal pada kesehatan kucing akan didapat jika sterilisasi dilakukans sebelum usia 2 tahun. Semakin muda umur kucing, maka akan semakin mudah juga operasi yang dilakukan, dan semakin cepat proses penyembuhannya.

Biasanya syarat-syarat berikut ini harus dipenuhi sebelum melakukan sterilisasi pada kucing jantan maupun betina. Namun, sebaiknya Cat Lovers berkonsultasi dulu dengan dokter hewan, agar lebih tahu persiapan apa saja yang harus dilakukan. Syarat-syaratnya adalah:

  • Usia kucing minimal 6 bulan, baik kucing jantan maupun kucing betina
  • Kucing dalam kondisi sehat dan tidak memiliki penyakit (ciri-ciri kucing sedang sakit bisa dilihat disini)
  • Kucing betina tidak sedang mengandung
  • Sebaiknya tidak dilakukan ketika kucing sedang heat atau musim kawin.

Sedangkan untuk biaya sterilisasi kucing, tiap cat clinic akan mematok harga yang berbeda-beda. Tentunya antara kucing jantan dan betina akan berbeda biaya sterilisasinya. Namun, kisaran harga umumnya untuk jantan adalah Rp 200.000-Rp 700.000 dan kucing betina adalah antara Rp 400.000-Rp 1.000.000.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *